BantenPandeglang

Puluhan Botol Miras dan Remaja Diamankan, Ketua RPM Minta Satpol PP Tegakkan Perda 16 Tahun 2003

163views

PANDEGLANG,- Di tengah situasi pandemi Covid-19, Tim Relawan Pencegahan Maksiat (RPM) amankan puluhan botol miras dan tiga orang wanita di warung penjual jamu, di Kelurahan Kadu Merak, Kecamatan Karang Tanjung, Pandeglang, Banten, Sabtu malam (25/10/20).

Puluhan miras dan tiga orang wanita yang berhasil diamankan RPM, pada saat ronda malam minggu langsung dibawa ke markas RPM setelah berkordinasi dengan pihak Polres Pandeglang, selain miras Tim RPM juga mengamankan sembilan orang wanita dan empat orang pria ditempat yang berbeda.

H. Uus, ketua RPM Pandeglang, meminta kepada aparat penegak hukum khususnya Satpol PP Pandeglang, agar lebih berperan aktif dalam penegakan Perda no 16 tahun 2003 tentang peredaran miras dan asusila.

“Kami RPM dan SatPol PP sudah bermitra dan memiliki MoU bersama dalam menegakkan Perda No 16 Tahun 2003, tetapi sudah tiga malam minggu ini kita tidak dapat pendampingan dari Satpol PP Pandeglang.” Kata Uus pada sorotdesa.com

Para remaja muda dan mudi yang diamankan langsung di data untuk kepentingan dokumentasi kegiatan RPM, selanjutnya di kembalikan ke orang tua masing-mansing, sementara untuk barang bukti minuman keras (Miras) diserahkan ke Polres Pandeglang, karena di Mako Pol PP yang ada di alun-alun tidak ada personel yang piket, sementara untuk pemilik warung ditindak lanjuti oleh pihak Kepolisian,” tutup Ketua RPM kabupaten Pandeglang, H. Uus (Red)

Facebook Comments
Bagikan...
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter