BantenPandeglang

Polemik BPNT Dikecamatan Cikeusik, Kasubdit Kemensos: Kami Akan Cek Dulu

189views

PANDEGLANG,- Perihal pemberitaan yang sebelumnya di terbitkan di beberapa media online, terkait program bantuan pangan non tunai (BPNT) yang disinyalir tidak menerapkan landasan prinsip 6T yakni, Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Waktu, Tepat Kualitas, Tepat Harga, dan Tepat Administrasi.

Namun lebih ironisnya lagi banyak di temukan komoditi yang busuk di berbagai Agen E-Waroeng seperti, daging ayam, jeruk dan sayuran, hal itu terjadi di Desa Umbulan, Curugciung dan Cikadongdong Kecamatan Cikeusik.

sehingga semua itu mewarnai pelaksanaan penyaluran Bantuan Pangan Non tunai (BPNT) di kecamatan Cikeusik, dan menuai polemik serta menjadi sorotan publik.

Namun akhirnya semua itu menjadi catatan bagi pihak kementerian sosial (Kemensos), hal itu di katakan Etty Rahmawati selaku Kasubdit Kemensos via WhatsApp nya.

“Ya pak ini catatan buat kami dan akan di cek dulu, akan kami siapkan tim untuk turun ke lapangan.” ucapnya ke awak media, Senin (25/01/2021)

Sementara itu pihak supllier PT sumber rijki bersama (SRB) dan tim Koordinator (Timkoor) kecamatan Cikeusik serta kepala dinas sosial (Kadinsos) kabupaten Pandeglang belum memberikan komentar apapun Terkait pemberitaan-pemberitaan yang sebelumnya di tayangkan hingga sampai pemberitaan selanjutnya di terbitkan. (Agus Triana/Red)

Facebook Comments
Bagikan...
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter