BantenPandeglang

Pembagian BPNT Di Kecamatan Cigeulis Pandeglang Banten Berjalan Lancar

120views

PANDEGLANG | SOROTDESA.COM,-  Pembagian Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT) di Kecamatan Cigeulis Kabupaten Pandeglang, Banten berjalan lancar. Semua keluarga penerima manfaat mengambil di agen yang sudah ditunjuk oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang.

“Alhamdulillah masyarakat sangat terbantu dengan adanya Program BPNT. ini merupakan terobosan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Kata Kepala Desa Andi Suhandi kepada SorotDesa.com, Kamis (22/10/2020) Di Desa Tarumanagara Kecamatan Cigeulis.

Menurut Andi Suhandi , BPNT merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial. Bantuan, dalam bentuk bahan pangan yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Terdiri dari beras 12 kilogram, telur 1 kilogram.Tahu,kacang tanah,jeruk.

“Komoditas yang dibelanjakan sebelumnya beras dan telur, namun saat ini pada Program Sembako ditambahkan dengan komoditas bahan pangan lain yang mengandung karbohidrat, seperti. Jagung, singkong, ubi, sagu serta umbi-umbian lainnya. protein nabati (tahu, tempe dan kacang-kacangan) dan vitamin (sayuran dan buah-buahan),” ujarnya.

Dia menjelaskan, sistem pembagian BPNT diatur menggunakan durasi menit dan pembatasan jumlah penerima bantuan. Misalnya, dalam durasi 30 menit hanya untuk 10 penerima bantuan. Lalu 30 menit selanjutnya juga untuk 10 penerima bantuan.

“Kami minta warga penerima bantuan harus tepat waktu, begitu selesai mengambil langsung pulang, agar tidak terjadi kerumunan,” ujarnya.

Dengan adanya program sembako harapnya, dapat mengurangi beban pengeluaran Keluaraga Penerima Manpaat (KPM), karenan sebagian kebutuhan dasarnya telah terpenuhi. Bahkan dengan adanya tambahan jenis pangan, dapat meningkatkan gizi masyarakat

Sementara Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatam Cigeulis, Didi Umaedi mengatakan kenaikan bantuan program BPNT, sebagai upaya pemerintah pusat dalam mengatasi dampak virus corona, terhadap perekonomian rakyat.

Selain tambahnya, dalam pengadaan komoditi sesuai dengan apa yang ada di spek dan tepat waktu saat pendistribusianya, sehingga para KPM tidak pernah komplain.

“jumlah bantuan program sembako yang diterima saat ini naik Rp 50 ribu, menjadi Rp 200 ribu per bulan,” ujarnya

Ungkapkan senada dikatakan Rani (42). Dia mengucapkan terimakasih kepada pemerintah, pemdamping PKH, TKSK dan yang lainnya atas bantuan dan perhatiannya kepada warga tidak mampuh. “Alhamdulillah bantuan sembako ini bermanpaat sekali buat keluarga kami,” tandasnya.
(YEYEN SUDRAJAT)

Facebook Comments
Bagikan...
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter