BantenPandeglang

MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN (MUSRENBANG)

436views

PANDEGLANG | sorotdesa.com – Desa sinarjaya kecamatan Mandalawangi kabupaten Pandeglang banten sekertaris desa (Sekdes) Dendi Alpian membuka musawarah rencana pembangunan desa (Musrenbang) yang dilakukan di aula kantor desa sinarnya Dendi selaku sekretaris desa (sekdes) ketika di konfirmasi media sorot desa terkait dengan kegiatan musrembang iya pun menjelaskan secara detail karena memang musrembang ini harus dilakukan maka dengan ini saya selaku sekretaris desa (sekdes) yang harus melaksanakan. Kamis (16/01/2020)

“Musrenbang ini jelas Dendi dan saya mengajak kepada seluruh elemen pemerintahan maupun masyarakat dengan semangat musrembang Dendi mengajak mari kita wujudkan masyarakat desa sinarnya maju dan sejahtera Kamis 16 Januari 2020 dan acara ini pun,” ucapnya.

Dihadiri oleh para petinggi muspika Mandalawangi salah satunya H. Dasep kustiwa, Sos selaku sekretaris kecamatan (sekcam) Aryadi S,ip kasi PPM dan Abdul Rouf S,sos dari kasi P yuemerintahan Kecamatan Mandalawangi serta seluruh pemerintahan desa ketua BPD RT RW tokoh masyarakat Kapolsek Koramil pun hadir dalam acara musrenbang.

Dendi pun menjelaskan dalam sambutannya mengatakan di hadapan para tamu undangan yang hadir, karena musrmbang ini wajib di laksanakan karena sudah di tetapkan oleh undang undang yang mana musrembang ini juga harus di laksanakan yang mana sudah di atur dalam undang undang no 25 tahun 2005 yang mana musrmbang ini untuk mengusulkan pembangunan yang perlu kita usulkan ke kabupaten tuturnya namun Dendi pun menjelaskan sebelum kami melakukan mesrembang ini terlebih dulu kami lakukan musawarah di tingkat dusun (Musdus) musawarah desa yang mana giat tersebut untuk mengusulkan.

Pembangunan jalan gang dan apa pun yang di usulkan jelas akan kami tampung di lingkungan masing masing dusun yang akan di usulkan ke kabupaten Pandeglang melalui musrmbang H. Dasep kustiwa sekcam menyampaikan dalam sambutannya di acara ini bahwa musrmbang adalah wajib dilaksanakan disetiap desa dan kecamatan yang sudah sudah diatur dalam undang-undang no 25 tahun 2005 tentang sistem perencanaan dalam acara musrenbang.

H. Dasep juga menyampaikan “Kepada ketua RT RW dan ketua dusun yang ada di desa sinarjaya agar mengsosialsasikan yang setiap warga nya untuk taat membayar pajak atau melunasi pajak PBB yang belum melunasi bisa melalui desa kecamatan atau langsung di dinas pendapatan daerah kabupaten Pandeglang dan Aryadi S,ip selaku kasi PPM pun memberikan komentar tentang perkembangan perencanaan pertisipaif bermula dari kesadaran bahwa kinerja sebuah Prakasa sangat di tentukan oleh semua pihak yang terkait, selanjutnya di kenal dengan istilah pemangku kepentingan (Stakeholder) komponen semua pemangku kepentingan adalah kunci keberhasilan program dan di yakini bahwa besarnya komitmen ini tergantung kepada sejauh mana mereka terlibat dalam sistem perencanaan partisipatif di ujudkan antara mulai musawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) dimana sebuah rancangan rencana di bahas dan di kembangkan bersama semua pemangku kepentingan yang berasal dari semua aparat penyelenggara negara (eksekutif, legislatif, dan yudikatif) masyarakat ke agamaan pemilik usaha kelompok profesional organisasi non pemerintah dan lain lain (penjelasan PP no 40 tahun 2006 tentang tata cara penyusunan rencana pembangunan nasional) musawarah rencana pembangunan jangka panjang (RPJMD)5 tahun) baik musrmbang jangka panjang nasional dan musrmbang daerah yang di laksanakan paling lambat 1 (Satu) tahun sebelum berakhir,” pungkasnya.

(Edi)

Facebook Comments
Bagikan...
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter