BantenPandeglang

Miris! Hendak Liputan Rapat Program Sembako, Oknum Dinsos Usir Wartawan

472views

Pandeglang,- Kali ini telah menimpa beberapa rekan wartawan yang tergabung dalam Komunitas Gabungan wartawan Indonesia (GWI) yang diduga diusir oleh oknum Pejabat Dinas sosial (Dinsos) pada hari selasa (12/01/2021).

Peristiwa itu bermula ketika rekan-rekan pers mendapatkan informasi bahwa akan ada rapat intregritas para Agen E-Waroeng program bantuan pangan non tunai (BPNT).

Dimana banyak sekali rumor tentang dugaan-dugaan permainan di program BPNT.

Tapi ironisnya, rekan-rekan pers tidak diperbolehkan masuk untuk melakukan peliputan agenda tersebut, bahkan diusir oleh kepala dinas sosial (Kadinsos).

Kejadian tersebut tentunya tidak dapat dianggap sepele karena hal tersebut sebagai bentuk ancaman atas kebebasan berekspresi dan kemerdekaan pers yang sebagai mana dilindungi oleh undang-undang nomor 40 tahun 1999.

Maka dari itu Jika hal ini dibiarkan begitu saja bisa menjadi precedent buruk bagi kelangsungan kita berdemokrasi, karena menghalang-halangi aktivitas jurnalisme artinya mengancam demokrasi.

Apalagi agenda yang akan diliput oleh rekan-rekan pers saat itu di Dinsos kabupaten Pandeglang berkaitan dengan kepentingan publik karena Jurnalis itu mata dan telinga publik jadi ketika ada hal penting yang berhubungan dengan kepentingan publik tidak layak jika harus dihalang-halangi.

Hal itu dirasakan Samsuni, salah satu jurnalis di media online kabupaten Pandeglang, bahwa dirinya merasa kecewa dan tidak terima atas perbuatan yang telah di lakukan oleh kepala dinas sosial (Dinsos) kabupaten Pandeglang.

“Saya merasa kecewa karena tidak boleh masuk saat hendak melakukan liputan dengan alasan tidak mendapat undangan, ini suatu penghinaan bagi insan pers.” Ungkapnya (12/01/2020)

Sementara itu Hj Nuriah S.KM, M.Si kepala dinas sosial kabupaten Pandeglang saat di konfirmasi via WhatsApp nya tidak ada jawaban, sampai pemberitaan ini diterbitkan. (Agus Triana)

Facebook Comments
Bagikan...
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter