Uncategorized

MANDALAWANGI TERGUNCANG GEMPA 3 DESA ALAMI KERUSAKAN

4views

PANDEGLANG, | sorotdesa.com – Gempa berkekuatan 7,4 skala richter (sr) yang juga mengguncang kecamatan Mandalawangi Kabupaten Pandeglang provinsi Banten, 3 (tiga) desa di kecamatan Mandalawangi mengalami kerusakan terparah. (03/08/19)

Guncangan gempa 7,4 skala richter (sr)  pada malam Sabtu sekitar jam 19.04 wib mengguncang desa Panjang Jaya, desa Cikumbuen dan desa Ramea.

Sekretaris Desa (sekdes) Panjang Jaya TB Mula Sandi Nur berkomentar kepada awak media sorotdesa mengatakan, “di wilayah desa Panjang Jaya ada 27 rumah warga rusak berat dan ringan di tiga kampung, kampung Karoya, kampung Pasir Kaweni dan kampung Jaura.

Salah satu rumah warga yang rusak berat akibat gempa di kampung Karoya rt 01 rw 03 milik Marsani 59 th dan rumah Karman 56 th di kampung Jaura serta rumah Sudin di kampung Pasir Kaweni,” jelas TB Sandi.

Hal yang sama juga terjadi di desa Ramea 9 rumah milik warga rusak akibat gempa, seperti rumah milik ibu Ujun di Kampung Baru rt 02 rw 06 ibu Rati kampung Cikupa rt 03 rw 04 ini rusak karena terguncang gempa kemarin.

Dalam hal ini Oji selaku kepala desa mengatakan, “kami sangat prihatin dengan terjadinya musibah ini akan tetapi juga bersyukur atas musibah ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” jelas Oji.

Namun ketika di konfirmasi tentang bantuan dari pemerintah kabupaten Pandeglang, Oji pun selaku kepala desa menjelaskan, “kami segenap pemerintahan desa sudah berkoordinasi dengan pemerintahan kecamatan untuk mencari solusi agar masyarakat kami segera mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat untuk merenovasi rumah warga yang rusak akibat terkena musibah gempa,” jelas kepala desa.

“Dan saya secara pribadi pribadi mengucapkan terima kasih kepada jajaran Porli khususnya Polres Pandeglang melalui Kapolsek Mandalawangi yang sigap dan tanggap terhadap bencana gempa yang di alami masyarakat desa Ramea kecamatan Mandalawangi.

Brigade KIKI BAEHAKI dan Bripka A RIFAI SH dari anggota Polsek Mandalawangi turun langsung memberikan bantuan sembako kepada warga desa Ramea yang terkena musibah gempa.

Sama halnya yang disampaikan oleh ketua kelompok mahasiswa KKN ketika di konfirmasi awak media sorotdesa, Yudistira mahasiswa KKN mengatakan, “Pasca kejadian gempa yang terjadi semalam kami merasa panik dan takut akan hal-hal bahaya yang terjadi, namun prasangka saya malah terjadi dengan adanya beberapa rumah warga yang berada dekat di tempat saya KKN yaitu ada 8 rumah, keesokan hari saya survey rumah warga sekaligus mengumpulkan data untuk dilaporkan ke pihak kecamatan,” jelasnya.

Masih lanjut Yudistira,  “alhamdulillah Polri Resort Pandeglang sigap dan tanggap dalam memberikan penanganan sekaligus bantuan kepada warga korban bencana, pada siang ini saya sangat mengapresiasi dengan semangat kepedulian dan dedikasi Polri kepada masyarakat Pandeglang semoga bantuan yang diberikan dapat membantu, bermanfaat dan menyembuhkan luka atas kejadian yang menimpa warga dalam musibah ini,” pugkasnya.

(edi/supardi)

Facebook Comments