BantenPandeglang

KPU Tetapkan DPT Pilkada Pandeglang 2020

151views

PANDEGLANG,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Pandeglang telah menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) dan menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang 2020. Pleno DPT tersebut digelar di salah satu hotel di kabupaten Pandeglang pada Kamis (15/10/2020).

Ketua Divisi Data dan Informasi (Datin) KPU Pandeglang Ahmad Munawar mengatakan, dari DPT sebanyak 904.782 pemilih tersebut terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 465.051 dan pemilih perempuan sebanyak 439.731. Data DPT tersebut tersebar di 35 kecamatan, 339 desa/kelurahan dan 2.243 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Memang jumlah DPT ini ada kenaikan dari Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang kita tetapkan beberapa waktu yang lalu sebanyak 898.189 pemilih, yang terdiri dari 436.794 pemilih perempuan dan sisanya sebanyak 461.395 adalah pemilih laki-laki,” kata Munawar.

Mekanisme penentuan DPT adalah DPS ditambah pemilih baru, dikurangi pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS).

“Proses sinkronisasi dan penyandingan menuju DPT telah kita lakukan secara berjenjang dari bawah yang berkoordinasi dengan pengawas di bawah sesuai tingkatannya. Kita juga melakukan uji publik DPS dengan ditempel di setiap kantor desa/kelurahan dan lokasi-lokasi yang mudah dijangkau oleh masyarakat,” Pungkas Munawar.

Sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020 perubahan ketiga atas PKPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020, tahap selanjutnya adalah penyampaian DPT ke PPS direntang waktu 17 – 26 Oktober 2020 dan pengumuman DPT oleh PPS pada 28 Oktober – 6 Desember 2020.

“Data pemilih memang fluktuatif, tetapi semaksimal mungkin kita pastikan bisa mutakhir dan akurat. Jika misalnya masih ada warga yang belum masuk ke dalam DPT, tetapi ia memiliki administrasi kependudukan berupa e-KTP atau surat keterangan (Suket) dari Disdukcapil Pandeglang, warga tersebut bisa menyuarakan hak pilihnya dengan datang langsung ke TPS pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang, sesuai ketentuan dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada,” ujar Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Pandeglang, Ahmadi, menambahkan.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Bawaslu Pandeglang, Tim Penghubung/Tim Kampanye pasangan calon nomor urut 1 dan 2, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pandeglang, KPU Banten serta Ketua dan Anggota Panitia Pemilihan (PPK) penanggung jawab Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) se-Kabupaten Pandeglang.

Ketua KPU Pandeglang, Ahmad Sujai mengatakan Bawaslu dalam rapat plenonya merekomendasikan beberapa hal dan KPU telah menindaklanjutinya melalui PPK dan PPS, seperti pemilih yang sudah meninggal dan daftar potensi pemilih ganda agar dihapus dalam daftar pemilih.

“Kami punya visi yang sama untuk hadirkan DPT yang mutakhir, akurat, akuntabel dan dapat dipertanggung jawabkan,” kata Sujai seraya mengaku seluruh pihak mulai KPU, Bawaslu, hingga tim kampanye sepakat terkait DPT.

Berdasarkan hasil pleno, KPU kabupaten Pandeglang menetapkan DPT untuk pilkada Pandeglang 2020 yang tersebar di 35 kecamatan, 339 desa/kelurahan, dan 2.243 TPS sebanyak 904.782 pemilih, dengan rincian laki-laki 465.051 orang dan perempuan 439.731 orang. (Red)

Facebook Comments
Bagikan...
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter