BantenKabupaten TangerangKecamatan CisokaKriminalPeristiwaPolsek CisokaSorot Desa

Kompetisi Sepakbola Di Desa Carenang Diduga Tak Kantongi Izin, Berujung Pengeroyokan Suporter

0views

TANGERANG, | sorotdesa.com – Kompetisi sepakbola yang diadakan di Kampung Nyompok, Desa Carenang Kecamatan Cisoka, yang diduga tak kantongi izin dari Polsek Cisoka, hal tersebut diketahui ketika adanya pelaporan di Polsek Cisoka bagian SPK tentang pengeroyokan yang dilakukan oleh beberapa orang yang diketahui adalah sebagai suporter dari PS Nambo terhadap suporter PS Tapos, Polsek Cisoka, Minggu (14/07/2019).

Korban pengeroyokan Ruli (24), Adi (23), Sandi (23), Toro (25) dan Wahyu (24) membuat laporan ke Polsek Cisoka sekira pukul 20.00 wib dengan alat bukti antara lain hasil visum dari puskesmas Balaraja dengan tuduhan dipukuli oleh beberapa oknum suporter dari PS Nambo ( Kampung Nyompok ) dan diterima oleh Brigadir Yudi anggota Polsek Cisoka bagian SPK yang kebetulan piket jaga.

Kronologis pemukulan terhadap suporter PS Tapos ini berawal kekalahan PS Nambo dengan Skor 1 – 0 dari PS Tapos, setelah kekalahan tersebut suporter PS Nambo tiba-tiba menyerang dan memukuli suporter PS Tapos.

 

Seperti yang di katakan oleh Edi Kurniawan SH, pendamping pelaporan aksi pengeroyokan, permasalahan ini harus diselesaikan dengan jalur hukum, seenaknya saja mereka memukuli orang tanpa sebab yang pasti, apalagi kompetisi sepakbola tersebut menurut keterangan anggota Polsek Cisoka dari Intel tanpa izin dari mereka, saya harapkan pihak kepolisian dapat bekerja sama dengan baik dengan kami, hari Selasa (16/07 ) kami diminta kembali oleh pihak kepolisian, saat ini hasil visum sudah diterima Polsek Cisoka, papar Edi.

Sementara itu salah satu korban pemukulan, Adi, mengatakan, kami hanya menonton pertandingan antara PS Tapos vs PS Nambo, tim kami menang 1 – 0, begitu selesai pertandingan tiba-tiba sekelompok suporter yang diduga dari PS Nambo tiba-tiba menyerang kami dan memukuli dengan membabi buta hingga akhirnya panitia kompetisi pun turun tangan untuk melerai pengeroyokan tersebut, apa salah kami pak???, jelas Adi yang beralamat di Desa Tapos ini.

(IDR)

Facebook Comments
Bagikan...
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter