Cirebon

Kantor Advokat Dan Konsultan Hukum Didi Tarsidi. SH,MH Dan Rekan Buat Laporan Ke Polres Cirebon Kota Demi Klienya

185views

CIREBON – Kantor Advokat & Konsultan Hukum, Didi Tasidi, SH., MH & Rekan mengambil langkah hukum demi kliennya, Upaya hukum tersebut dilakukan melalui pelaporan ke Kepolisian Resor Cirebon Kota (Polres Ciko) tertanggal 08 Juni 2021.

“Bertindak untuk dan atas nama Ny. Nurhayati Warga Blok 3 Desa Kertasura Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, sesuai kuasa khusus tertanggal 02 Juni 2021 melakukan upaya hukum terkait dengan pengrusakan warung milik klien kami,” terang Didi Tasidi, SH., MH, Advokat & Konsultan Hukum saat ditemui wartawan di Law Office, Tenggarong, Kalimantan Timur, Sabtu (26/06/2021).

Didi Tasidi mengatakan Laporan Tindak Pidana Pengrusakan yang diduga dilakukan H. Jadiya dkk dengan Nomor 264/LAP-DITAS/VI/2021 sudah disampaikan ke Kepala Kepolisian Resor Cirebon Kota (Polres Ciko), U.P. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim).

“Surat laporan dengan Nomor 264/LAP-DITAS/VI/2021 tindak pidana pengrusakan yang diduga dilakukan H. Jadiya dan kawan-kawan sudah disampaikan ke Kapolres Cirebon Kota, U.P. Kasat Reskrim, dan kami meminta demi untuk rasa keadilan dalam permasalahan hukum supaya pelaku yang terlibat dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya,” ucap Advokat & Konsultan Hukum Didi Tasidi, SH., MH.

Masih dikatakan Didi Tasidi, SH., MH. bahwa kliennya pada hari selasa tanggal 1 Juni 2021 melakukan kegiatan pembangunan warung untuk tempat usaha dengan dibantu oleh masyarakat sekitar.

“Selasa tanggal 1 Juni 2021 klien kami membangun warung dibantu oleh masyarakat sekitar, namun dalam perjalanannya sekitar jam 11 siang Wib datang rombongan H. Jadiya (Kades) bersama teman-temannya antara lain Radina (Juragan), Kabar (Kliwon), Sumanta (Kadus Block 2), Kasmina (Kadus Block 2), Iwan (Kadus Block 3), Caswani (Ketua RT. 002) dan yang lainnya tiba-tiba mereka melakukan pengrusakan warung Ny. Nurhayati secara bersama-sama,” papar Advokat & Konsultan Hukum tersebut.

Lebih lanjut Advokat & Konsultan Hukum itu menjelaskan saat kejadian pengrusakan banyak disaksikan orang-orang yang ikut membantu pembangunan warung diantaranya Sdr. Pendi, Sdr. Usnadi, Sdr. Amsani, Sdr. Rajam, dan Sdr. Tasma.

“Kejadian pengrusakan warung banyak disaksikan masyarakat sekitar yang membantu, dan atas kejadian tersebut klien kami merasa sangat dirugikan, baik secara materi maupun non materil, serta kerugian diperkirakan kurang lebih Rp. 5000.000,- (Lima juta rupiah),” tutur Didi Tasidi, SH., MH.

Selain itu, Didi Tasidi, SH., MH. menambahkan, kerugian non materil karena nama baik pribadi dan juga keluarganya dengan nilai sebesar Rp. 5000.000.000,- (Lima milyar rupiah).

“Klien kami baik pribadi maupun keluarganya mengalami kerugian non materil akibat dari tindakan arogansi pejabat Pemerintah Desa yang seharusnya mempunyai melakukan pembinaan kemasyarakatan Desa, dan pemberdayaan masyarakat Desa, bukan justru sebaliknya,” ungkapnya.

Ia berharap kepada bapak Kapolres Cirebon Kota memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan hukum kepada Ny. Nurhayati yang merupakan masyarakat kurang mampu korban kedzoliman dari tindakan kesewenang-wenangan pejabat Pemerintah Desa atas pengrusakan warung miliknya.

“Harapan penuh kepada bapak Kapolres Cirebon Kota sebagai penegakan hukum, dan untuk itu kami meminta dalam permasalahan hukum pelaku agar ditindak tegas atas perbuatannya melakukan pengrusakan, hal mana sesuai dengan Pasal 170, Junto Pasal 55 KUHP harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” pungkas Didi Tasidi, SH., MH. Advokat & Konsultan Hukum sekaligus Ketua DPD HAPI (Himpunan Advokat/Pengacara Indonesia). ( KMS )

Facebook Comments
Bagikan...
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter