BantenPandeglang

Dinilai Buruk, Pelayanan Terhadap Pasien BPJS di Pandeglang Jadi Sorotan Wakil Rakyat

239views

PANDEGLANG,- Masih minimnya pelayanan kesehatan di Kabupaten Pandeglang, baik itu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah maupun di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), khususnya persoalan ketersediaan obat bagi pasien BPJS.

Hal itu disinyalir akibat pihak RSUD Pandeglang masih memiliki piutang terhadap pengusaha pengadaan obat tersebut. Hal demikian disampaikan Oman Abdurohman seorang anggota DPRD Pandeglang dari fraksi PPP Dapil II, kepada media, Jumat (11/06/2021).

Menurut Oman, sudah bukan rahasia umum lagi dan terjadi sejak dulu, bahwa pasien BPJS yang seharusnya mendapat fasilitas berobat secara gratis, namun harus membeli obat yang dibutuhkan pasien ke apotek swasta yang berada di luar tanggungan BPJS. Ini akibat ketersediaan obat yang dibutuhkan pasien tersebut tidak tersedia di apotek Rumah Sakit.

“Persoalan paling mendasar terhadap akses kesehatan di Kabupaten Pandeglang ini, salah satunya yaitu minimnya fasilitas kesehatan, serta kurang maksimalnya pelayanan, khususnya pelayanan kesehatan terhadap pasien-pasien BPJS. Seperti halnya ketersediaan obat bagi pasien BPJS yang sering kali tidak ada. Sehingga pasien terpaksa harus membeli obat ke apotek luar RS. Padahal obat yang dibutuhkan, bukanlah obat yang diluar tanggungan BPJS,” beber Oman Abdurohman.

Selain itu, lanjut Oman persoalan tingginya angka stunting serta angka kematian ibu dan anak saat melahirkan. Ditambah kurang responsifnya penanganan penyakit menular di wilayah Kabupaten Pandeglang ini, seakan-akan menjadi catatan tersendiri bagi para pemangku kebijakan di bidang kesehatan di Pandeglang.

“Yang pasti selama ini persoalan itu ibarat sebuah penyakit akut yang tidak bisa diobati, yang pada akhirnya terus-terusan begitu, tanpa mencarikan solusinya. Padahal beberapa program penangan penyakit stunting, maupun program antisipasi kematian ibu dan anak saat melahirkan, tiap tahun selalu ada, baik itu dari pusat, provinsi maupun daerah,” ujarnya.

Ketua Fraksi PPP Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pandeglang ini menambahkan, bahwa persoalan buruknya pelayanan RSUD Berkah.

Sementara Dirut RSUD Pandeglang, dr. Kodiat saat dikonfirmasi tidak ada ditempat, melalui telepon selulernya tidak menjawab. (Red)

Facebook Comments
Bagikan...
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter