BantenLebak

Diduga Syarat Permainan Putusan Hakim, Ormas Badak Banten Perjuangan Akan Kawal Kasus Pelecehan Seksual

221views

 

LEBAK|SOROTDESA.COM,- Pengadilan Negeri Lebak terkait dengan kasus pelecehan seksual anak (RKPR) dinilai syarat dengan permainan.

Vonis bebas atas kasus Hasun (pelaku) pelecehan seksual kepada anak atas nama RKPR sungguh diluar nalar. Pasalnya si pelaku Hasun pada saat pemeriksaan telah mengakui perbuatannya.

“Saya khilaf, saya minta maaf kepada kelurga korban tidak bisa mengendalikan tangan saya.” Kata Hasun saat di BAP.

Menurut Indria Cahyani saat di wawancarai wartawan kronologis kejadiannya yaitu pada hari Senin 22 Juni 2020, korban main dengan (M) anaknya pelaku, saat korban berada di rumah pelaku, pelaku melancarkan aksi bejatnya dengan memasukkan tangannya ke kemaluan korban sampai korban merasa kesakitan, dan korban langsung dibawa ke Puskesmas Pajagan untuk di periksa ternyata betul ada luka bekas jari di dalam kemaluan korban.

Ia juga mengaku tidak terima dengan keputusan hakim yang memvonis bebas Hasun yang seolah-olah tak bersalah padahal pelaku sendiri telah mengakui perbuatannya.” Tukas Indria

Dia pun berharap kasus ini dinaikkan lagi dan pelaku pelecehan seksual (hasun) jangan berkeliaran bebas, khawatir akan ada korban-korban berikutnya. Dan apabila pelaku pelecehan seksual kepada anak divonis bebas begitu saja.

“Saya khawatir masyarakat memandang sepele pada kasus pelecehan seksual terhadap anak.” Pungkas Indria

 

Sementara ditempat terpisah Eli Sahroni Ketua Badak Banten Perjuangan saat di temui mengatakan akan mengawal kasus ini sampai tuntas.

“Saya menilai ada kejanggalan putusan hakim dalam kasus ini, untuk itu kami akan kawal sampai tuntas perihal kasus ini.” Pungkas Eli. (Red)

Facebook Comments
Bagikan...
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter