BantenPandeglang

Diduga Penyaluran BPNT Di Kecamatan Cikeusik Abaikan Prinsip 6T

417views

PANDEGLANG,- Penyaluran Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di kecamatan Cikeusik tidak menerapkan landasan 6T.

Pasalnya, dari penyaluran yang seharusnya dilakukan pada tanggal 16/01/2021, Namun sampai saat ini belum di terima keluarga penerima manfaat (KPM).

Dikatakan Dodong selaku pendamping BPNT Kecamatan Cikeusik, membenarkan bahwa, penyaluran di sembilan Desa yang ada di kecamatan Cikeusik, yang di supplai oleh PT Sumber Rijki Bersama (SRB), memeng sampai saat ini belum direalisasikan.

Hal itu membuat heran beberapa pihak, karena komoditi yang di terima separuh-separuh tidak seperti biasanya pada tahun kemarin yang langsung diterima semuanya.” ucapnya ke sorotdeaa.com. Sabtu (23/01/2021).

Di tempat terpisah, Muklas salah satu perwakilan dari PT SRB saat di konfirmasi via WhatsApp nya mengatakan, bahwa dirinya sudah melakukan penyaluran ke para KPM pada hari Jumat kemarin.

“Sudah semua kang dari kemarin, semua item.” Singkatnya

Ditambahkan Muklas launching kemarin, penyaluran akan di lakukan selang sehari atau dua hari, tapi itu kan kita butuh proses dan butuh penyegaran-penyegaran, salah satunya seperti itu.

“Namun untuk realisasi bahan pokok yang kami sediakan itu sudah dari kemarin, misalkan hari ini kirim apa atau besok kirim apa jadi begitu kang cara pengirimanya.” tuturnya melalui voice note WhatsApp

Sebagian desa lanjutnya beberapa agen sudah direalisasi kepada kpm-kpm tersebut dan gak mungkin dong kalau kita kirim langsung ke KPM, lucu ini kan harus ada mekanisme dan tahapan-tahapan nya.

Sementara itu Wahyu selaku Camat kecamatan Cikeusik saat di konfirmasi via WhatsApp nya mengatakan dengan singkat bahwa dirinya akan menegur pada saat penyaluran. (Agus Triana/Red)

Facebook Comments
Bagikan...
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter