BantenPandeglangPeristiwaPertanianSorot DesaSosial

Combine Bantuan Distan Pandeglang Disalahgunakan, Front Aksi Mahasiswa (FAM) Akan Lakukan Unjuk Rasa

2views

PANDEGLANG, | sorotdesa.com – Front Aksi Mahasiswa (FAM) akan melakukan Aksi Unjuk Rasa pada Selasa (30/4) pukul 09:00 Wib, di Kantor Dinas Pertanian Pandeglang, Kantor Bupati dan Kejaksaan Negeri Pandeglang. Aksi tersebut terkait adanya penyelundupan Alat mesin Pertanian Combine Harvester ke luar wilayah Kabupaten Pandeglang yang dilakukan oleh Unit Pelayanan Jasa Alsintan UPJA Sukatani, dan penyalahgunaan bermodus jasa sewa Combine bantuan Dinas Pertanian Pandeglang yang dilakukan oknum yang tidak bertanggungjawab, Sabtu (27/4/19).

Alat mesin pertanian Combine Harvester di wilayah Kabupaten Pandeglang milik Unit Pelayanan Jasa Alsintan UPJA Sukatani di Jl. Raya Cibaliung KM. 02 Kecamatan Cikeusik dari hasil temuan yang sudah dikonfirmasikan sorotdesa.com kepada kepala UPJA Sukatani dan berhasil di himpun informasi beberapa hari lalu bahwa alat mesin tersebut diselundupkan ke lampung serta dari hasil penelusuran ke lokasi UPT BBI Caringin Labuan, tempat penyimpanan alat pertanian terlihat Combine Harvester Ranger pinjaman yang dijadikan alat penipuan kepada petani di Kampung Bejod – Wanasalam dengan modus jasa sewa.

Kepada sorotdesa.com, Sahri yang merupakan warga Desa Bejod, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak mengaku menjadi korban penipuan dan mengalami kerugian sebesar Rp 61 juta dengan modus jasa sewa combine harvester yang dijanjikan sewa atau rental selama dua tahun. Dimana hal ini sudah menyalahi prosedur dengan melakukan penyelundupan serta mekanisme pinjam pakai maupun sewa alat mesin pertanian (Alsintan).

Kondisi tersebut ditanggapi serius oleh Ucu Fahmi Presidium dari Aktivis Front Aksi Mahasiswa (FAM) Korlap I Zeni, yang akan mengawal dan melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang, Kantor Bupati dan Kejaksaan Negeri Pandeglang pada Selasa 30 April 2019 dengan jumlah masa 200 mahasiswa dan pemuda Pandeglang,

Grand Issue Combine Alat Pemanen Padi Bantuan di wilayah Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang di selundupkan dan disalahgunakan oleh Oknum yang tidak bertanggung jawab dengan tuntutan masa aksi.

“Bupati Harus Memecat Oknum Pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang yang diduga tidak bertanggungjawab. Pemerintah Pandeglang harus sidak ke lapangan untuk meninjau kegiatan dan keberadaan Komben bantuan UPJA Sukatani yang diselundupkan di luar Pandeglang oleh oknum Kepala Unit Pelayanan Jasa Alsintan UPJA Sukatani Kecamatan Cikeusik yang tidak bertanggungjawab.” ujar Ucu Fahmi.

“Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang, Kabid TP dan Kasi harus turut pula bertanggungjawab atas penyelundupan alat komben yang ada diluar Pandeglang serta stop Pungutan Liar 30% kepada kelompok tani selaku penerima bantuan alat mesin ertanian Combine Harvester.” pungkasnya.

(Kasman)

Facebook Comments
Bagikan...
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter