BantenPandeglang

APRESIASI BOZ NUSANTARA PEDULI KORBAN TSUNAMI SELAT SUNDA

416views

PANDEGLANG,_sorotdesa.com, Boz Nusantara (Brigade One Zero Nusantara) satu wadah dari satu angkatan pedidikan kepolosian dari berbagai tempat pendidikan, tergugah hati untuk menghimpun bantuan untuk disalurkan kepada korban tsunami Banten yang terjadi beberapa hari yang lalu.

Dipimpin langsung oleh Briggade Dika didampingi dua rekannya memberikan bantuan kepada korban bencana tsunami langsung ke lokasi pengungsian di Desa Medong Kecamatan Mekar Jaya Kabupaten Pandeglang (29/12/2018).

Bantuan yang diserahkan langsung oleh Briggade Dika angkatan tahun 2010 ini di terima oleh Kepala Desa Medong, Cecep di Posko pengungsian yang disambut gembira oleh para pengungsi.

Dalam kesempatan tersebut Kades Cecep menyampaikan ucapan  “atas nama warga khusunya para pengungsi disini mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diserahkan oleh Boz Nusantara yang turun langsung ke desa kami dan melihat langsung kondisi yang sebenarnya”.

Diminta keterangannya oleh sorotdesa.com terkait masalah keberadaan pengungsi diwilayahnya juga  datangnya bantuan Cecep pun menguraikan “membenarkan adanya pengungsi bencana tsunami dari wilayah lain yaitu Desa Teluk Kecamatan Labuan kurang lebih sebanyak 100 orang termasuk anak anak.”

“Masalah bantuan karena mengingat wilayah Desa Medong ada di pedalaman dan termasuk dataran tinggi, makanya pengungsi lebih memilik lokasi di Desa Medong, awalnya jujur saya selaku Kepala Desa khawatir tidak mampu melayani dengan banyaknya pengungsi. Namun ini adalah tugas kemanusiaan saya beserta masyarakat di bantu oleh para pemuda sedesa Medong dan para relawan yang ada di sekitar desa ini membantu semampunya.”

Namun sekarang  sudah banyak yang mengetahui adanya pengungsi tsunami di desa saya, sehingga dengan sendirinya para donasi datang diwilayahnya, contohnya seperti yang diserahkan oleh Boz Nusantara  angkatan tahun 2010 yang datang langsung memberikan bantuan kepada korban bencana tsunami yang mengungsi di Desa Medong.” pungkasnya mengakiri pembicaraan. (edi)

Facebook Comments
Bagikan...
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter