BantenPandeglang

Aktivis Pandeglang Desak Inspektorat Pandeglang Usut ASN Nakal Potong Dana BOP

73views

PANDEGLANG, BANTEN,- Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Pergerakan Pemuda Peduli Pandeglang (P-4) bersama Pergerakan Pemuda Peduli Keuangan Negara Indonesia (P3KNI), meminta Inspektorat dan pihak Yudikatif Kabupaten Pandeglang mengusut salah satu oknum ASN yang melakukan pemotongan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) supaya diungkap ke publik.

Dalam petisi P-4 dan P3KNI tertulis, oknum berinisial M diketahui memotong dana BOP tersebut, dan mengancam apabila pihak PAUD tidak membeli buku dari pihaknya, maka PAUD tidak akan menerima BOP tahun depan.

“Selain itu, oknum berinisial M ini memainkan proyek dikpora Kabupaten Pandeglang bekerjasama dengan HH,” ungkap Danhuis selaku Koordinator Aksi tersebut, Kamis (13/01/2022).

Menurut Danhuis, Berdasarkan peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 9 tahun 2021 tengang petunjuk teknks pengelolaan dana bantuan operasinal penyelenggaraan PAUD dan bantuan operasional peyelenggaraan pendidikan kesetaraan, masing-masing anak mendapatkan dana bantuan senilai Rp 600.000.

“Oknum yang diduga mencatut nama bupati itu, melakulan pemotongan nilai yang beragam mulai dari Rp 3-6 juta dari pengkoordinasian pembelian buku. Sementara, Himapaud Banten menyatakan bahwa PAUD tidak butuh LKS,” katanya dalam orasinya di depan Kantor Inspektorat Pandeglang dengan pengamanan pihak Polres setempat.

Dalam aksinya tersebut, pihaknya menuntut dua hal, yang pertama, pihak yudikatif harus segera memeriksa oknum ASN yang diduga mencatus simbol Pandeglang, simbol Dinas Pendidikan dan memotong BOP PAUD.

Yang kedua, inspektorat harus segera mempublikasikan nama yang diduga melakukan pemotongan dana BOP PAUD yang juga mencatut nama Bupati Pandeglang. (Red)

Facebook Comments
Bagikan...
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter