SIDRAP, | sorotdesa.com – Warga bersama aparat Polres Sidrap dan relawan bergotong-royong membenahi tanggul saluran irigasi di Desa Salobukkang Kecamatan Dua Pitue Kabupaten Sidrap. Banjir mengakibatkan tanggul jebol pada hari Sabtu (08/06/19)sore. Saat ini banjir sudah mulai berangsur surut.

Kapolres Sidrap AKBP Budi Wahyono kepada wartawan mengatakan pihaknya bersama warga setempat bergotong royong membersihkan material lumpur akibat banjir yang berserakan dan memperbaiki tanggul yang jebol, ia juga dibantu oleh tim SAR BKO Brimob Parepare.

“Mereka bahu-membahu membersihkan material lumpur yang terbawa banjir. Nanti tanggul yang jebol akan ditambah karung yang berisi pasir,” ujar Kapolres Sidrap, Senin (10/6/19) siang

Menurutnya, tanggul saluran irigasi tersebut tak mampu menahan derasnya aliran air sungai sehingga menyebabkan tanggul jebol dan berakibat banjir melanda wilayah setempat.

“Tanggul jebol mengakibatkan air sungai meluber hingga rumah warga. Air yang menggenangi wilayah itu sekitar 1,5 meter,” lanjutnya

Penyebab lain jebolnya tanggul yaitu tingginya debit air. Dalam keterangannya Kapolres Sidrap juga menjelaskan akibat dari kejadian tersebut tak menelan korban jiwa namun sempat menyebabkan macet pada arus lalu lintas.

“Air sungai meluap dan mengalir cukup deras sekali. Sempat macet namun saat ini laju kendaraan sudah kembali normal, kami juga telah mengevakuasi warga serta barang yang berada di lokasi titik banjir ” tutupnya.

(idr)

Facebook Comments