BantenPandeglangPeristiwaSorot DesaSosial

Kepala Desa Rahayu; Pembangunan Kantor Desa Diharapkan Mampu Meningkatkan Motivasi Aparatur Pemerintahan Desa Dalam Melayani Masyarakat

0views

PANDEGLANG, | sorotdesa.com – Kegiatan Pembangunan Kantor Desa lanjutan di Kampung Angsana Desa Rahayu Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang, Rabu (10/7/2019).

Dengan telah di lanjutkannya pembangunan kantor desa ini juga agar bisa memberikan dampak positif kepada seluruh warga sebagai identitas desa yang bisa menjadi pengayom bagi seluruh warga khususnya warga Desa Rahayu Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang.

Sarmin, Kepala Desa Rahayu saat diwawancarai dilokasi pekerjaan mengatakan, Kantor Desa adalah pusat pelayanan di Desa yang menjadi central segala kegiatan, baik itu di bidang Pemerintahan, Pemberdayaan, Pembangunan ataupun Pembinaan semua berpusat di Kantor Desa. dan Keberadaan serta kondisi dari sebuah kantor Desa bisa mencerminkan dari identitas Desa itu sendiri, bahkan tidak jarang masyarakat melihat kantor saja untuk menentukan nilai sebuah Desa secara keseluruhan.

“Pembangunan Kantor Desa lanjutan yang berlokasi di Kampung Àngsana bersumber dari Dana Desa (DD) Tahap I Tahun Anggaran 2019, yang sempat tertunda dimasa Pejabat Sementara (PJS) di tahun 2017. Namun karena kantor desa menjadi central segala kegiatan, maka kegiatan pembangunan kantor tersebut dilanjutkan untuk memberikan rasa nyaman bagi setiap warga yang hendak melaporkan atau sekedar meminta pelayanan surat-menyurat, dan juga kantor Desa bisa dapat meningkatkan motivasi baik itu Kepala Desa sendiri dan juga seluruh perangkat,” kata Sarmin kepada awak media ketika diwawancarai pada Selasa (9/7) sore hari.

Sarmin berharap pembangunan lanjutan kantor desa tersebut, juga untuk meningkatkan pelayanan yang layak bagi setipa warga dan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan motivasi seluruh aparatur pemerintahan desa dalam melayani masyarakat.

“Lanjutan pembangunan kantor desa ini diharapkan mampu memotivasi seluruh aparatur pemerintahan desa dalam melayani masyarakat” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan kantor desa yang representatif diharapkan dapat memperbarui semangat kerja aparatur desa agar lebih maksimal dalam melayani masyarakat.

“Guna meningkatkan pelayanan tersebut, lanjutan pembangunan Kantor Desa dilaksanakan untuk meningkatkan pelayanan yang layak bagi setipa warga,” paparnya.

Jangan sampai, lanjutnya, bangunan kantor desa hanya sebatas dijadikan simbol karena aparatur yang bekerja di dalamnya kurang maksimal.

“Kantor desa adalah pusat pemerintahan dan pelayanan publik di desa serta tempat di mana warga berinteraksi dengan kepala desa dan perangkatnya,” sebutnya.

Kepala Desa Rahayu itu menjelaskan, tujuan dari adanya kantor desa adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, juga memudahkan dengan pelayanan yang bersifat terbuka dan efektif. Tanpa kantor, desa akan sulit melayani kebutuhan warganya.

“Sebagai unit pemerintahan yang langsung berinteraksi dengan warga, desa wajib memiliki kantor. Ada kantor, tapi tidak dimanfaatkan, sama saja dengan tidak ada kantor,” tegasnya.

Lebih jauh, terkait lanjutan pembangunan kantor desa, Sarmin mengatakan arah pembangunan lanjutan desa dari pemerintah sebelumnya yang sempat tertunda dimasa itu, menjadi tanggungjawab semua masyarakat termasuk dirinya yang sekarang menjabat sebagai kepala desa. Dimana fokus pembangunan dimulai dari desa.

“Tahapan pertama pembangunan kantor desa dibangun Dimasa kepemimpinan Pejabat Sementara (Pjs), Edi saat itu di tahun 2016 dan dilanjutkan oleh Pejabat Sementara dari Kecamatan Patia, Ato, pada Tahun 2017 bulan Juni sampai dengan Desember 2018, Namun karena kantor desa sangatlah dibutuhkan untuk menjalankan roda pemerintahan, pembangunan kantor desa dilanjutkan,” jelasnya.

Terkait hal itu, ia menegaskan bahwa peran warga / masyarakat desa sangat penting untuk mewujudkan desa yang kreatif dan inovatif, serta peran warga masyarakat desa sangat dibutuhkan dalam pembangunan tersebut.

“Peran warga / masyarakat desa sangat penting dalam pembangunan infrastruktur dan partisipasi masyarakat serta keterlibatan masyarakat dalam setiap pembangunan yang merupakan hak asasi warga negara yang dijamin oleh konstitusi, maksudnya, peran serta masyarakat merupakan strategi untuk menciptakan sebuah pembangunan yang bermutu dan sesuai dengan harapan untuk mengedepankan kualitas dan transparansi,” ungkapnya.

Sejalan dengan hal itu, Sarmin meminta keikutsertaan warga atau keterlibatan masyarakat dalam pembangunan guna meningkatkan masyarakat desa dalam pembangunan desa dan pemerintah desa semaksimal mungkin memajukan potensi yang ada di desa serta memberdayakan masyarakat, sehingga tidak selalu menunggu bantuan dari pemerintah.

“Kami meminta keikutsertaan warga atau keterlibatan masyarakat dalam pembangunan guna meningkatkan masyarakat desa dalam pembangunan dan apresiasi warga masyarakat sangat dibutuhkan untuk menyukseskan program pembangunan,” bebernya.

Ia juga menghimbau kepada seluruh perangkat desa untuk lebih giat lagi belajar dan memahami teknologi yang terus berkembang diantaranya komputerisasi yang menjadi basis pelaksanaan seluruh kegiatan administrasi di kantor desa.

“Kepada perangkat desa juga dihimbau untuk belajar dan memahami teknologi yang terus berkembang, terutama komputerisasi yang menjadi basis pelaksanaan seluruh kegiatan administrasi di kantor desa. Mulai dari penyusunan, perencanaan, sampai dengan pelaporan, harus dilakukan melalui aplikasi sistem keuangan desa,” tukasnya.

[Kasman]

Facebook Comments